My Discovery of God

Semalem, gw sedih banget pas baca pertanyaan dari my significant other about our marriage plan. Sudah bermula dari siang hari-nya sih, tapi malam adalah puncaknya. Saking sedihnya, gw nangis ampe berasa sakit sekujur badan. Sakit kepala, badan anget, ampe kram perut. Bener2 painful moment. Pikiran gw melayang kemana-mana. Tentang rencana jangka pendek kami, apa yang sudah kami lalui, rencana jangka panjang, dll.

I can’t believe this is happening to me.

Gw bahkan ga tau harus bereaksi seperti apa. Ngetik penuh emosi, typing, trus dihapus lagi. Berkali2 gw mikir mw reply apa. Sampe akhirnya gw malah mengiba2. Dan sinyal XL Blackberry di kost pun bener2 memuncakkan kegalauan gw. BBM semua ga ada yang delivered. Semuanya nunjukin jam pasir.

Gw berharap ini semua hanya mimpi dan pengen cepet2 bangun dari mimpi ini. Tapi disaat yang sama, gw juga ngerasa ga pengen tidur karena takut bangun keesokan hari dengan masalah yang masih menggantung. Sesaat gw sempet mikir, “Inikah perasaan yang dirasakan sesaat sebelum orang bunuh diri?”. Serius. Gw sampe mikir begitu. Dan gw langsung mohon ampun ke Tuhan krn mikir seperti itu. Gw pun tertidur saking capenya.

Pagi ini, satu persatu BBM delivered & read. Salah satunya adalah to my dear friend Ocha. Dia adalah orang yang sama yang pernah gw ceritain di blog gw yang lain. Everytime I need to be reminded of how great our God is, I always turn to her. And I really need it right now.

Gw cerita secara global apa yang gw rasain. Gw bingung harus gimana. I just cry and shouting my pain in Twitter (which is not helping at all). She knows exactly how I felt and guessed correctly about my problem.

She said,

“What you need is a tap on your shoulder.. Someone who could really be there for you.. Kk jauh,ga bsa jd your shoulder to cry on.. He is being doubtful, that’s all. Tp klo ada 1 aja hal bsa bikin dia kembali penuh keyakinan, aku yakin he’ll be even stronger dan malah akan lebih semangat ngelangkah! Chika pasti terheran2. So dear, kk cmn bsa ingetin utk pray for that one thing. One sign, one gesture, one apalah. Kk cmn bsa topang dlm doa yah,de.. I’ll pray for you. Promise you! *hugs* That’s all I can do.. But I will pray hard.. ^^”

Gw bahkan ga tau gimana harus berdoa ke Tuhan. Rasanya malu kalo tiap kali doa, isinya hanya minta2. And then she said,

“Iya, iya, I understand.. I sometimes feel that way too.. Uda ga tau mo ngomong apa jg.. Ya udah nangis aja, tp bkn nangis ga jelas. Nangisnya sama Tuhan. You’re His precious daughter. Datang sama Dia, sbg anak.. ke Bapanya.. Kk begitu, klo uda ga bsa ngomong.. Cmn bilang ‘dear Father‘ and then I cried..and then I said ‘let Your will be done in me’, and then ‘Amen.’ Just one sentence, but a powerful one.”

And then she sent this picture, makes me instantly cry even harder:

JESUS cares

Gw langsung praktekin cara berdoa seperti itu. Gw bahkan ga sanggup untuk mengambil posisi berdoa, hanya bisa meringkuk di balik selimut, dengan air mata yang ga berhenti mengalir, dan mengucap doa dalam hati. Gw hanya bisa menyerahkan seluruhnya yang gw punya, semua rasa sakit yang gw alami, merendahkan diri serendah2nya di hadapan Tuhan, bahwa gw ga sanggup menghadapi ini semua sendiri, bahwa gw menerima apapun yang menjadi kehendakNya, sambil memohon penguatan dariNya. Mungkin kira-kira itu isi unspoken-prayer gw tadi.

Ga sampe 1 menit. Doa ter-express tapi sarat makna. Dan Tuhan langsung mengisi hati gw dengan hikmat Roh Kudus. Sedikit demi sedikit rasa sakit itu diangkat, gw jadi bisa melihat masalah dgn lebih jelas. Dan gw pun menjawab pertanyaan my dear love sejujur-jujurnya dari hati gw yang paling dalam. No drama, hanya kepasrahan gw aja. Respon baik & energi positif. Itu aja.

Puji Tuhan, komunikasi kami membaik. Mungkin reaksi gw yang terlalu berlebihan semalem. Perlahan-lahan gw jadi bisa melihat inti masalah yang sebenarnya. Yang gw pahami adalah he needs my support too, untuk bersiap2 menghadapi apa yang ada di depan kami saat ini. He said, “aq mw tekankan jalan yg kita ambil ini ga gampang.harus ada usaha lebih.

Disaat itu, gw bersyukur banget ga merespon dgn paranoid malam sebelumnya. Well, agak sedikit melow sih, tapi gw harap ga sampe keluar kata2 yang ga mengenakkan.

Tuhan itu ajaib. He works in amazing yet weird way. Tuhan ga pernah tidur. Kapanpun kita ingin mengadu & butuh bimbingannya, He’s ready! Datanglah dengan segala kerendahan hati. Gw butuh waktu untuk mengakui gw butuh bantuan, padahal minta bantuannya pada Tuhan sendiri gitu lho.. Gw merasa gw bisa menghandle ini sendiri. No, no, no, He proves that I’m totally wrong!

Butuh 15 jam bagi gw untuk akhirnya bisa menemukan kedamaian di dalam Tuhan. Ternyata Tuhan hanya pengen gw berserah sepenuhnya kepada Dia, ga setengah2. Iklan kopi aja ada nawarin “full, ga setengah-setengah” kan? Masa berhubungan ama Tuhan cuma setengah-setengah?

4 responses to “My Discovery of God

  1. When reading this, I just remember about your comment on my blogpost.. And yeah.. your post justifies that God is good indeed. Be strong, my friend. Just believe that He would never put something beyond your limits..🙂

    Oh, btw, blog gue pindah alamat ke http://semprulbindableg.blogspot.com🙂

    See ya there, Miss CCA🙂

  2. Bem'z Nugroz

    wahh.. lama gak liat-liat blog nya kamu, ternyata banyak tulisan yang bagus lho..
    memberkati sekali..🙂
    always walking in God’s way..
    JB..

  3. Kezia Landia

    setiap kali berada diposisi menyakitkan aku hanya mencoba bertahan dengan sadar, bahwa bukan hanya aku sendiri yang mengalami. and always trust that Jesus is the answer. terus berkarya buat DIa ya,sist..tulisanmu memotivasi dan menjadi berkat bagi banyak orang.termasuk aku. salam kenal ^__^ -kezia-

Menurutmu gimana?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Bulan lalu ?

What’s it all about?

@recruitmentGA

%d bloggers like this: