Cinta dan Dua Pasang Sepatu

Minggu lalu gw dapet pelajaran dan pencerahan berharga dari seorang sahabat…. Sebut saja namanya DC…. Waktu itu gw lagi milih sepatu cantik untuk gw pergi kondangan keesokan harinya… Tapi sebenernya gw juga butuh sepatu kerja yang nyaman untuk berdiri sepanjang hari… Tentu saja itu dua sepatu yang (umumnya) bertolak belakang karakternya ya?

Trus setelah ngider2in display di sebuah department store, akhirnya pilihan gw mengerucut menjadi 2 pasang sepatu… Satu pasang sepatu yang bener2 buat kerja, warna hitam doff, model pantofel haknya 3cm tebal dan kokoh, bagian depannya persegi, cenderung konvensional, harganya 199rb (sebelum diskon)…. Pasangan sepatu kedua ujungnya lancip, heels 3cm, warna hitam mengkilap, harga 179rb (tanpa diskon)….

Lalu gw bertanya pada DC:

“Cuy, menurut lw yang mana yang bagus ?”

Jawab DC:

“Lw cari sepatu yang nyaman aja…”

Gw:

“Humm…yang nomor 1 sih nyaman, tapi kan gw butuhnya sepatu buat kondangan… Ini kan ngga banget modelnya… Ga matching ma kostum gw…”

DC:

“Kalo yang nomor 2 gimana?”

Gw:

“Cantik sih, tapi gw ga yakin bisa jalan dan berdiri dengan kokoh kalo haknya sekecil dan selancip itu… Bisa pegel2 kaki gw….”

DC:

“Berarti lw nyari yang nyaman kan? Ini kan untuk jangka panjang… Kalo lw mentingin penampilan aja, mentingin apa kata orang tentang lw, ya berarti lw mengorbankan kenyamanan lw… Lw mesti ngerasain sakit, berjalan dengan goyah, bisa2 kaki lw keseleo kalo jalannya ga bener…

Kalo lw pilih sepatu yang nomor 1, lw bakal berjalan dengan nyaman, kaki lw ga sakit, lw bisa jalan bahkan lari dengan sepatu itu… Memang sih orang bakal menilai lw ‘ga matching’ or what-so-ever, tapi kaki lw bisa terselamatkan dari bahaya2 seperti keseleo, sakit pinggang, bahkan varises…

Kalo lw lihat dengan teliti, sebenernya sepatu nomor 1 itu value-nya lebih mahal daripada nomor 2… Itu sedang didiskon aja makanya ‘terlihat’ lebih murah… Tapi sebenernya harganya lebih mahal kan?”

Gw:

“Emang gw ga bisa milih dua2nya ya? Hehehehehe….”

DC:

“Ya terserah lw…emang lw ada budget untuk beli 2 sepatu?”

Gw:

“HEhehehe…ya kagak sih…”

===============================================================================

So….menurut sahabat gw DC, memilih pacar/pasangan pun bisa terjadi seperti kasus memilih sepatu… Bisa aja kita milih sepatu hanya karna penampilannya yang oke, yang menunjang appearance kita di mata orang lain, yang mengorbankan kenyamanan kita… Seperti halnya kita memilih pasangan hanya karena orang lain melihat kita cocok dengan orang tersebut, atau sayang hubungan sudah berjalan lama, atau keinginan orang tua, atau hal-hal lain yang mengorbankan kenyamanan kita…

Tapi tidak jarang juga orang memilih sepatu yang memang nyaman di kakinya, ga peduli apa kata orang mengenai sepatu itu, yang penting sepatu itu tidak mencederai kakinya… Begitupun ketika kita memilih pasangan yang nyaman di hati kita, yang membuat kita bisa bebas berekspresi, menjadi diri kita sendiri, tanpa didikte oleh orang lain bagaimana harus melakukan sesuatu…. Sehingga orang tersebut akan lebih bernilai/berharga di mata kita…

Dan kita ga bisa milih untuk memiliki keduanya… Selain berat di ongkos, pada akhirnya pun makenya mesti bergantian… Ga bisa dipake kiri-kanan pada saat yang sama kan?😉

4 responses to “Cinta dan Dua Pasang Sepatu

  1. Tih

    wew… si dicuy tumben pikirannya bener.. ;))

  2. cumi cumi

    hmmm… wew

  3. chocochicka

    memang kalau sedang putus jatuh cinta, bawaannya jadi melow ya, cuy…:))

  4. azadi dicky

    wkkk… parah.. nama gw disebut2 ni…

Menurutmu gimana?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Bulan lalu ?

What’s it all about?

@recruitmentGA

%d bloggers like this: